Pre-Wedding Photoshoot

Hello, this is my second post and I wanna share my story about mostly-people-do before wedding, and yes it is “Pre-Wedding Photoshoot”.

Melakukan sesi pemotretan pre wedding adalah hal yang seringkali pasangan lakukan sebelum menginjak ke pernikahan. Yap seringkali, why? Karena tidak semua pasangan berpikir demikian. Beberapa pasangan berpikir bahwa pre wedding photoshoot bukan hal yang harus dilakukan atau bahkan tidak diperbolehkan karena belum muhrim. But anyway, it’s yours to decide.

Saya sendiri termasuk yang melakukan pre wedding photoshoot dengan alasan untuk mengabadikan detik-detik terakhir relationship moment right before the wedding in a special way. Pre wedding photoshoot saya lakukan setelah seluruh persiapan pernikahan selesai seperti penentuan tema/ adat, pemesanan gedung, catering, undangan, souvenir, wedding organizer dan tentunya bride-needs seperti baju, make up dan juga seragam untuk keluarga. Cerita tentang persiapan pernikahan akan saya ulas di post selanjutnya.

Back to pre wedding photoshoot, after doing research I decided to choose Alvin Photography based in Yogyakarta. Saya pilih Alvin karena taste photography-nya sesuai dengan tema dan setting yang kami pilih, cocok dengan package serta price list yang ditawarkannya  (one of the most important thing, right? lol). Jadi berdasarkan pengalaman, berikut tips untuk melakukan pre wedding photoshoot ala saya:

  1. Tentukan budget. Berawal dari budget, kita bisa menentukan tema, setting dan tentunya photographer yang akan kita pilih. Saran saya, akan lebih baik apabila tidak menganggarkan uang terlalu banyak untuk pre wedding photoshoot ini karena dapat dialokasikan untuk kepentingan tepat setelah menikah misal untuk honeymoon, yakinlah momen honeymoon jauh lebih berkesan dibanding foto pre wedding diatas kertas. Disamping pre wedding photoshoot, para vendor biasanya menyediakan jasa pre wedding cinematography juga yang membuat pre wedding menjadi lebih berkesan namun tentunya tidak murah, jadi kembali lagi berapa budget yang bisa kita anggarkan untuk itu. Akan lebih menyenangkan lagi apabila kita mempunyai teman yang mumpuni dalam hal ini, it must be cheaper hahaha.
  2. Tentukan tema apa yang akan kita pilih sehingga akan mempermudah kita dalam memilih photographer, because they have their own taste and best skill in certain theme.
  3. Tentukan setting yang akan kita pilih sehingga kita bisa research tempat yang sesuai keinginan dan tema, make up serta photographer yang memiliki atribut sesuai setting. Apabila ingin melakukannya di studio, make sure bahwa photographer yang dipilih bukan freelance dan mempunyai studio foto sesuai keinginan.
  4. Request pricelist-nya terlebih dahulu bisa via email atau media chating lainnya. Pastikan bahwa package yang kita pilih masih on budget. Package disini biasanya meliputi jumlah tempat (indoor dan/atau outdoor), make up and hair do, jumlah edited photos yang didapat (soft file dan tercetak dalam frame serta album). Ukuran foto tercetak dan jenis album sangat beragam yang juga akan menentukan harga package pada akhirnya.
  5. Setelah menentukan photographer yang akan dipakai dan telah berkoordinasi terkait tema dan setting yang dipilih, maka lakukan pembayaran down payment, buat appointment kapan melakukannya dan get ourselves ready for photoshoot.
  6. Biasanya dalam package, photoshoot dilakukan hanya dalam satu hari sehingga apabila photoshoot dilakukan di beberapa tempat maka mulailah photoshoot se-pagi-mungkin, karena unpredictable weather dan lokasi on the spot yang tidak mendukung dapat mengacaukan rencana sehingga kita dapat menuju alternatif tempat lain apabila itu terjadi. Disamping itu, waktu yang longgar akan memunculkan kreatifitas-kreatifitas fotografi on the spot yang dapat menguntungkan kita.
  7. Sesi photoshoot selesai. Kita tinggal menentukan foto-foto mana yang akan diambil  sesuai package dan diedit. So jadilah serangkaian momen-momen terakhir tepat sesaat sebelum pernikahan yang akan menjadi kenangan untuk pasangan sampai kelak nanti.

Apabila kita ingin memasang galeri foto pre wedding kita pada saat acara pernikahan, maka make sure bahwa seluruh foto telah selesai tercetak on frame dan kita juga bisa sewa tripod stand frame untuk memasangnya sebelum acara pernikahan. Selanjutnya just for sharing, berikut adalah sebagian dari hasil pre wedding photoshoot saya di 3 tempat di Yogyakarta yaitu Tickles Café, runway Pantai Depok dan Gumuk Pasir:

img_8429img_

img_8454img_

img_8726img_

img_8667img_-1

img_8936img_

img_8802img_

img_8817img_

dan hasil pre wedding photoshoot saya kini terpasang manis di rumah dan tersimpan rapi di dalam special album melengkapi rangkaian kenangan pernikahan. The thing is, we can take it as a sweet memorable moment when right before the magical vow we actually take a special photoshoot and show it to our future son and daughter that their parents always live happily even before they were united as an eternal soulmate.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s