Is it Fair or Unfair?

Apakah ini adil atau tidak?

Hal ini yang selalu membayang-bayangi pikiran dan perasaan saya. Menjadi seorang working mom dan terpisah jarak dengan suami adalah kondisi yang sedang saya alami saat ini. Mengapa terpisah jarak? Karena kami berdua terpaksa harus terpisahkan jarak oleh ikatan dinas kami masing-masing yang memerlukan waktu dan tenaga untuk bertemu.

Beberapa orang melihat pernikahan jarak jauh merupakan hal yang tidak begitu sulit untuk dijalani, namun beberapa orang memilih untuk menyerah. Bagaimana dengan kami? Sejauh ini kami masih memandang pernikahan jarak jauh ini merupakan hal yang masih bisa diatasi. Although, let’s say suami atapun saya harus menempuh dua kali penerbangan dalam satu kali perjalanan atau 12 jam perjalanan darat untuk bertemu dan kami melakukannya almost setiap 2-3 minggu sekali. Kami bahagia menjalaninya dan bahkan dengan jarak tersebut kami merasa bahwa setiap kali bertemu, canda tawa dan suasana yang hangat selalu kami rasakan dan tak pernah pudar.

But,

Apakah akan selalu seperti ini sampai kelak seterusnya? Anak kami juga tentunya membutuhkan sosok lelaki tangguh seperti suami saya, ayahnya. Saya dan suami terikat kontrak pekerjaan dengan penempatan berpindah-pindah unit kerja seluruh Indonesia dengan jangka waktu yang relatif pendek. Bahkan kami masing-masing tidak tahu akan berpindah ke kota mana lagi dan inilah satu-satunya yang tidak dapat kami prediksikan. Selama ini kami memilih untuk tetap bertahan karena pertimbangan masa depan. Iya masa depan, mempertahankan pekerjaan dengan penghasilan yang cukup adalah  langkah yang harus dijalani demi mempersiapkan masa depan untuk anak-anak kami kelak

Mungkin diluar sana banyak pasangan yang bahkan terpisah jarak lebih jauh lagi daripada kami, dan tetap memilih bertahan dengan caranya masing-masing. Saya sangat sangat sangat mengapresiasi usaha itu, karena saya tahu benar bagaimana rasanya menjalani kehidupan pernikahan terpisah oleh jarak.

Seringkali saya merasakan bersalah karena tidak dapat menjalani peran saya sebagai istri, demikian juga yang suami rasakan. Untuk mengambil suatu keputusan membutuhkan suatu pengorbanan. Ketika memutuskan untuk tetap bertahan tentunya mengorbankan perasaaan dan tenaga dan ketika memutuskan untuk menyerah maka pekerjaan lah yang harus dikorbankan.

Kebanyakan orang bilang saya mempunyai penghasilan dan benefit yang cukup besar dibandingkan dengan perempuan lain seumuran saya. Tentunya dibalik itu saya telah berjuang untuk meraih pencapaian tersebut. Kita tahu bahwa bekerja berikut daily life-nya bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan. Tanggung jawab yang harus kita laksanakan, beban serta tekanan dari berbagai pihak yang menghantui kita siang malam merupakan hal yang harus kita hadapi ketika kita bekerja. Kondisi yang sama juga dirasakan suami saya, bahkan beban dan tanggung jawabnya jauh lebih besar dari pekerjaan saya sehari-hari. Pada intinya, bekerja untuk mendapatkan penghasilan itu tidak mudah.

Ketika saya mengerti dan paham sesulit itu mencari penghasilan untuk menafkahi keluarga, so apa yang terlintas di benak saya?

Is it fair or unfair?

Apabila saya meninggalkan pekerjaan saya saat ini dan menyerahkan semua tanggung jawab finansial ke suami dengan begitu saya bisa menjalankan peran saya sebagai istri dan ibu untuk suami serta anak saya sepenuhnya.

Is it fair or unfair?

Apabila saya tidak melakukan apa-apa dan menjalani kehidupan yang ada seperti sekarang.

Apakah adil atau tidak adil ini yang masih belum terjawab sampai dengan sekarang karena sangat banyak hal yang harus kami pertimbangkan. Pada intinya, kehidupan adalah perjuangan. Perjuangan mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Bagian mana yang lebih baik? Tentunya yang adil dan menyenangkan bagi seluruh pihak dan tidak merugikan atau mengecewakan satu orang pun. Let’s find a way…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s